Kolaborasi Lintas Ilmu, Mahasiswa KKN Unhas Fokuskan Program Penguatan Literasi di Takalar

Gelar Monitoring Awal, KKN Unhas Gelombang 116 Siap Sinergikan Potensi Lokal Kelurahan Salaka

Kolaborasi Lintas Ilmu, Mahasiswa KKN Unhas Fokuskan Program Penguatan Literasi di Takalar
Gelar Monitoring Awal, KKN Unhas Gelombang 116 Siap Sinergikan Potensi Lokal Kelurahan Salaka - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Dua belas mahasiswa yang tergabung dalam dua posko KKN ini hadir dengan latar belakang disiplin ilmu yang sangat beragam. Perbedaan ini justru menjadi kekuatan utama yang saling melengkapi dalam menghadirkan inovasi dan solusi komprehensif bagi masyarakat. Di Posko Salaka 1, kepemimpinan dipercayakan kepada Rhesa Ardiyanto, mahasiswa Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum, sebagai Koordinator Desa. Ia didampingi oleh Yesaya Imanuel Arung Langi sebagai Sekretaris, Andi Siti Raodahtul Jannah sebagai Bendahara, Humairah sebagai Koordinator Hubungan Masyarakat, Fildza Siirinnabila Rusdy sebagai Penanggung Jawab Publikasi dan Dokumentasi, serta Dave Albert Valerian Kawer sebagai Koordinator Logistik.

Sementara itu, Posko Salaka 2 diperkuat oleh Muhammad Ariel Guevara Harly, Abdillah Khafif, Titan Salfasaj, Nur Aulia, Margalina Koto, dan Delia Apriliawati. Keenam mahasiswa ini berasal dari rumpun ilmu yang berbeda-beda, mulai dari hukum, teknik, kesehatan, kelautan, hingga pertanian. Keberagaman disiplin ilmu ini menjadi cerminan semangat Universitas Hasanuddin dalam membangun kolaborasi lintas bidang, di mana setiap mahasiswa membawa sudut pandang keilmuan yang berbeda, namun seluruhnya dipertemukan oleh satu tujuan yang sama: mengabdikan ilmu pengetahuan demi kemajuan masyarakat.

Tahun ini, kedua posko secara konsisten mengusung literasi sebagai napas utama pengabdian mereka. Pilihan ini bukan tanpa alasan. Di tengah derasnya arus informasi dan pesatnya perkembangan teknologi saat ini, budaya membaca dan kemampuan memahami informasi menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di tingkat desa. Melalui berbagai program literasi yang terencana, mahasiswa berupaya menghadirkan ruang belajar yang lebih hidup dan menarik bagi anak-anak, remaja, maupun masyarakat umum di Kelurahan Salaka.

Program-program yang akan menjadi bagian dari perjalanan pengabdian mereka mencakup gerakan literasi masyarakat, kunjungan literasi ke sekolah-sekolah setempat, pembelajaran membaca yang menyenangkan, pelatihan menulis kreatif, diskusi buku interaktif, hingga pengembangan proyek-proyek berbasis bacaan yang relevan dengan kebutuhan lokal. Bagi para mahasiswa, buku bukan sekadar kumpulan halaman yang dipenuhi tulisan. Buku adalah jendela yang membuka cakrawala berpikir, menumbuhkan imajinasi, serta membangun karakter generasi muda. Oleh karena itulah, setiap kegiatan literasi dirancang agar mampu melahirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan membekas dalam ingatan masyarakat.

Di samping program utama yang berfokus pada literasi, mahasiswa juga telah menyiapkan berbagai program tambahan yang lahir dari hasil observasi lapangan yang mendalam dan dialog intensif bersama pemerintah kelurahan serta tokoh masyarakat. Seluruh kegiatan ini akan disesuaikan secara cermat dengan potensi dan karakteristik lokal sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat Kelurahan Salaka.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: