Borong 3 Gold di Karawang, Tim CIP Pertamina Lubricants Sabet Inovasi Terbaik LIA 2026

Borong 3 Gold di Karawang, Tim CIP Pertamina Lubricants Sabet Inovasi Terbaik LIA 2026
Borong 3 Gold di Karawang, Tim CIP Pertamina Lubricants Sabet Inovasi Terbaik LIA 2026
Bacakan Artikel

Tim CORE BUG yang berbasis di lingkungan Laboratorium Production Unit Jakarta menjawab tantangan proses pengujian dengan merancang inovasi bernama Grease Calculator Digital atau yang disingkat G-KOR. Aplikasi digital ini dibuat secara khusus untuk membantu para penguji laboratorium dalam menghitung secara presisi penambahan komponen produk apabila terjadi proses pencampuran ulang akibat kondisi produk yang belum memenuhi spesifikasi awal. Dengan antarmuka yang sangat simpel dan user friendly, aplikasi ini dilengkapi berbagai fitur canggih yang memudahkan para pengguna dalam mengoperasikannya di lapangan tanpa memakan waktu lama.

Sentiyaki, perwakilan inovator dari Tim CORE BUG, menyampaikan bahwa ide pembuatan aplikasi ini bertolak dari keinginan untuk menyederhanakan perhitungan teknis yang sebelumnya memakan waktu dan rentan akan risiko kesalahan manual. Melalui pemanfaatan teknologi digital yang tepat guna, timnya berupaya menciptakan solusi presisi yang dapat langsung dipakai oleh rekan-rekan laboratorium. Ia menegaskan bahwa kemudahan operasional dan kecepatan data menjadi kunci utama agar proses kontrol kualitas produk di laboratorium dapat berjalan jauh lebih responsif.

Sementara itu, Tim VIM JOSS 2 yang beroperasi di lingkungan Production Unit Jakarta memfokuskan perbaikannya pada lini produksi. Mereka berhasil menciptakan formulasi dan metode pembuatan Viscosity Index Modifier secara mandiri di fasiltas Jakarta. Langkah strategis ini berdampak besar karena mampu mengurangi secara signifikan permintaan Bantuan Antar Unit dari Production Unit Gresik ke Production Unit Jakarta. Menariknya, seluruh proses pembuatan inovasi ini dirancang dengan standar keselamatan kerja yang sangat ketat, memastikan bahwa aspek keselamatan operasional tetap menjadi prioritas tertinggi di atas pencapaian target efisiensi.

Alim Adi Priyatna, inovator mewakili Tim VIM JOSS 2, menjelaskan bahwa keberhasilan memproduksi Viscosity Index Modifier secara mandiri di Jakarta merupakan tonggak penting bagi keterandalan rantai pasok internal perusahaan. Ketergantungan logistik antar unit yang selama ini membutuhkan waktu dan biaya tambahan kini dapat diminimalisasi secara optimal. Ia menambahkan bahwa seluruh anggota tim produksi merasa bangga karena inovasi ini tidak hanya menekan biaya operasional, tetapi juga membuktikan bahwa keahlian teknis perwira di Jakarta mampu memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan dengan tingkat keselamatan yang teruji.

Di sisi lain, inovasi luar biasa juga lahir dari kawasan Jawa Tengah melalui Tim PAS yang bertugas di Laboratorium Production Unit Cilacap. Tim ini merancang sebuah perangkat keras inovatif yang dinamai Portable Automatic Stability Analyzer atau PASTA. Alat ini dirancang khusus untuk menguji kehomogenan sampel cairan secara otomatis begitu proses pencampuran selesai dilakukan. Dengan dimensi fisik yang sangat ringkas, yakni 29 kali 21 kali 32 sentimeter, alat ini mengintegrasikan sistem kontrol canggih yang sanggup membaca parameter sampel secara akurat dan otomatis. Sifatnya yang portabel membuat alat PASTA sangat praktis untuk dipindahkan dan digunakan di berbagai titik pengujian.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: