Alarm Pencemaran Lingkungan Lokal, Siswa SMAN 1 Mantup Temukan Mikroplastik di Udara dan Kulit Saat MPLS

Alarm Pencemaran Lingkungan Lokal, Siswa SMAN 1 Mantup Temukan Mikroplastik di Udara dan Kulit Saat MPLS
Temuan Mengejutkan di SMAN 1 Mantup: Mikroplastik Menempel di Kulit dan Terhirup Siswa Baru. -Foto: Ist
Bacakan Artikel

Antusiasme yang tinggi juga terpancar dari para peserta. Mauriz, salah satu siswi kelas X SMAN 1 Mantup, mengungkapkan kegembiraannya. "Aku senang banget ada kegiatan ini, karena di sekolahku jarang ada praktik seperti ini. Aku jadi lebih tahu tentang mikroplastik dan dampaknya," tuturnya dengan semangat. Pengalaman langsung ini membuka wawasan siswa akan isu yang sebelumnya mungkin hanya mereka dengar secara sekilas.

Pengakuan yang lebih mendalam datang dari Fiyah, siswi baru SMAN 1 Mantup, yang mengaku baru memahami bahwa kebiasaan membakar sampah plastik di pekarangan rumah dapat menjadi salah satu sumber utama mikroplastik di udara. "Sampah di rumah saya sering dibakar di pekarangan. Aku baru tahu setelah belajar penelitian mikroplastik di udara ini kalau ternyata salah satu sumber mikroplastik di udara berasal dari pembakaran sampah plastik. Padahal setiap hari menghirup asapnya bisa bikin batuk-batuk dan sesak napas," ungkap Fiyah dengan nada prihatin. Ia bahkan bertekad untuk segera menyampaikan informasi ini kepada orang tuanya. "Setelah pulang sekolah nanti saya mau bilang ke orang tua saya kalau bakar sampah itu berbahaya, jadi nggak boleh bakar sampah lagi," tegasnya.

Melalui kegiatan "ECOTON Microplastic Journey" ini, diharapkan para siswa SMAN 1 Mantup tidak hanya menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, tetapi juga di keluarga dan masyarakat luas. Kesadaran bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, tidak membakar sampah, membawa botol minum (tumbler) dan wadah makan guna ulang, serta memilah sampah dengan benar, menjadi kunci. Langkah-langkah preventif ini merupakan bagian krusial dalam upaya kolektif untuk mengurangi pencemaran mikroplastik yang kini semakin meresahkan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, demi masa depan yang lebih sehat dan lestari.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2