Intens.id Versi penuh
Pendidikan

Transformasi Digital, Siswa SMAN 3 Selayar Belajar AI dan Bahasa Inggris Interaktif

Oleh Redaksi Intens.id 05 Jun 2026 08:42 5 menit baca

Intens.id, Selayar – Generasi muda di Kabupaten Kepulauan Selayar mendapat bekal berharga untuk menghadapi tantangan era digital. Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menyelenggarakan workshop inovatif bertajuk “Belajar AI & English Speaking dengan Platform Nearpod Berbasis AI” di SMAN 3 Selayar pada Sabtu, 30 Maret 2026.

Kegiatan yang merupakan bagian integral dari Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM ini berlangsung intensif mulai pukul 09.00 WITA hingga sore hari, disambut antusiasme tinggi dari para siswa dan guru.

Workshop ini dirancang secara komprehensif untuk membekali siswa-siswi SMAN 3 Selayar dengan dua keterampilan fundamental yang sangat esensial di era digital saat ini: literasi kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan berbicara Bahasa Inggris (English Speaking).

Inisiatif ini selaras dengan visi UNM untuk berkontribusi aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan yang memiliki potensi besar namun seringkali menghadapi tantangan akses terhadap inovasi teknologi terbaru.

Dukungan penuh terhadap kegiatan ini datang dari jajaran pimpinan UNM, termasuk Ketua LP2M UNM, Dr. Jamilah, M.Sn., serta Plt Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menunjukkan komitmen universitas dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan mempersiapkan generasi muda untuk masa depan yang semakin kompetitif.

Mengembangkan Literasi AI untuk Masa Depan Digital yang Etis

Sepanjang hari, peserta workshop diajak menyelami dunia kecerdasan buatan yang kian meresap dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disuguhkan mencakup pengenalan konsep dasar AI, mulai dari definisi hingga prinsip kerjanya, serta jenis-jenis AI yang sering digunakan dalam aplikasi dan layanan digital, seperti asisten virtual, sistem rekomendasi, hingga teknologi pengenalan wajah.

Lebih dari sekadar pengenalan teknis, para siswa juga dibekali kemampuan kritis untuk mengenali dan mengidentifikasi konten manipulatif seperti deepfake dan hoaks berbasis AI, yang semakin marak beredar di berbagai platform digital. Pemahaman ini sangat penting guna membentuk generasi digital yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab dalam mengonsumsi serta menyebarkan informasi di jagat maya, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan etika penggunaan teknologi.

Narasumber dari UNM, yakni Dr. Nur Aeni, S.Pd., M.Pd., bersama timnya Prof. Dr. Baso Jabu, M.Hum dan Dr. Musdalifah, S.Pd., M.Pd., secara bergantian memberikan penjelasan yang mudah dicerna dan relevan dengan pengalaman sehari-hari siswa, membuat topik yang kompleks menjadi lebih menarik.

Salah satu sesi yang paling berhasil menarik perhatian dan memicu antusiasme peserta adalah penggunaan platform pembelajaran interaktif Nearpod berbasis AI. Melalui Nearpod, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, melainkan langsung diajak mempraktikkan kemampuan berbicara Bahasa Inggris mereka dalam berbagai skenario yang dirancang untuk membangun kepercayaan diri.

Aktivitas-aktivitas tersebut meliputi self-introduction (perkenalan diri), picture description (mendeskripsikan gambar dengan kosakata yang tepat), opinion sharing (berbagi opini dan berargumentasi sederhana), hingga role-play simulasi percakapan nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti memesan makanan atau bertanya arah.

Platform ini memungkinkan umpan balik instan dan lingkungan belajar yang mendukung, sehingga siswa merasa lebih percaya diri untuk mencoba dan memperbaiki kemampuan berbahasa mereka tanpa rasa takut salah. Pendekatan ini sangat efektif dalam membangun fondasi keterampilan komunikasi global yang kuat, yang merupakan aset tak ternilai di era modern.

Sebagai sesi bonus yang tak kalah menarik, peserta juga diperkenalkan pada fitur inovatif Gemini Storybooks. Fitur ini memungkinkan siswa untuk secara kreatif membuat cerita bergambar berbasis AI, lalu menceritakannya kembali dalam Bahasa Inggris, melatih kemampuan narasi dan pengucapan. Inisiatif ini tidak hanya melatih kemampuan berbahasa, tetapi juga merangsang kreativitas dan imajinasi siswa dalam memanfaatkan teknologi AI untuk tujuan positif dan edukatif.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang jalannya workshop; para siswa terlibat aktif dalam setiap sesi, tidak segan untuk mencoba berbicara Bahasa Inggris di depan kelas, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam suasana yang menyenangkan dan saling mendukung. Hal ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang inovatif dan interaktif mampu membangkitkan motivasi belajar yang tinggi dan menciptakan pengalaman belajar yang berkesan.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Tim PKM UNM berharap siswa-siswi SMAN 3 Selayar tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga semakin percaya diri dalam menggunakan teknologi AI secara etis dan bertanggung jawab. Lebih jauh lagi, workshop ini bertujuan untuk menumbuhkan motivasi berkelanjutan bagi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mereka.

Di tengah arus globalisasi yang tak terhindarkan, penguasaan AI dan Bahasa Inggris menjadi bekal yang sangat krusial untuk menghadapi persaingan global, baik dalam jenjang pendidikan lebih tinggi maupun di dunia kerja. Program semacam ini menjadi jembatan penting dalam mengurangi kesenjangan digital dan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, memastikan bahwa semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih potensi maksimal mereka.

Keberhasilan workshop ini menjadi bukti nyata komitmen UNM dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan inovasi. Diharapkan, ilmu dan keterampilan yang diperoleh siswa-siswi SMAN 3 Selayar dapat menjadi fondasi kuat bagi masa depan mereka, menjadikan mereka agen perubahan yang kompeten dan berdaya saing di era digital.

Inisiatif serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak sekolah di berbagai pelosok Indonesia, demi menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan global dengan percaya diri dan kompetensi yang mumpuni. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa yang lebih cerah.

Topik terkait
Selayar AI UNM Digital SMAN 3 Selayar