Intens.id Versi penuh
Pendidikan

Andi Utta Dorong Ratusan Wisudawan STAI Al-Gazali Bulukumba Jadi Inovator Pencipta Lapangan Kerja

Oleh Redaksi Intens.id 08 Jul 2026 20:32 4 menit baca

Intens.id, Bulukumba -Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, atau yang akrab disapa Andi Utta, menyerukan ratusan wisudawan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Gazali Bulukumba untuk tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, melainkan menjadi pionir dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Pesan inspiratif ini disampaikan Andi Utta saat menghadiri Wisuda Sarjana ke-35 STAI Al-Gazali Bulukumba yang berlangsung khidmat di Aula Gedung Bersama RMB, Selasa (7/7/2026).

Dalam sambutannya, Andi Utta menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi sebagai kunci utama dalam mengembangkan perekonomian daerah.

"Ke depan kita harus lebih inovatif untuk ekonomi Bulukumba yang lebih baik. Potensi alam Bulukumba luar biasa," ungkap Bupati berlatar belakang pengusaha ini, memompa semangat para lulusan untuk melihat peluang di sekitar mereka.

Ia mengajak para wisudawan serta seluruh elemen masyarakat yang hadir untuk aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perubahan pola pikir menuju arah yang lebih produktif. Contoh konkret yang disampaikannya adalah masih banyaknya lahan pertanian di Bulukumba yang belum tergarap secara maksimal, sebuah potensi besar yang menunggu sentuhan inovasi.

Andi Utta juga menantang para wisudawan untuk tidak terpaku pada jalur konvensional seperti menjadi tenaga pendidik atau karyawan perusahaan semata. Ia menggarisbawahi urgensi semangat juang dan kerja keras dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Kalau menjadi pengusaha, kita terus termotivasi untuk terus bekerja maksimal. Kita terus berpikir apa yang harus dilakukan. Gelisah untuk terus berbuat. Misal hari ini jualnya kurang maksimal, besok kita pasti rubah," jelasnya, menggambarkan mentalitas seorang wirausahawan yang tak kenal menyerah.

Menurutnya, menjadi pengusaha, sekecil apa pun skalanya, akan mendorong seseorang untuk terus berinovasi dan bekerja keras demi mencapai tujuan.

Lebih lanjut, Bupati yang dikenal dengan gaya kepemimpinannya yang energik ini mengajak seluruh wisudawan untuk senantiasa menebar kebaikan dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Ia membandingkan pola pikir seorang pekerja dan seorang pengusaha.

"Kalau sebagai pekerja, berapa pun gajinya, kita cenderung monoton. Tapi sekecil apa pun pendapatan kita, kalau kita berusaha sendiri dan sebagai CEO-nya, kita pasti kerja keras," sambungnya, menegaskan bahwa kepuasan dan motivasi tertinggi seringkali datang dari upaya membangun sesuatu sendiri.

Selain semangat kewirausahaan, Andi Utta juga menitikberatkan pentingnya menjaga etika dan disiplin sejak dini. Ia mengingatkan bahwa kesuksesan bukanlah sesuatu yang dapat diraih dengan mudah, melainkan membutuhkan tekad kuat untuk terus belajar dan memiliki mental petarung yang siap menghadapi segala rintangan. Di akhir sambutannya, tak lupa ia menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang mendalam kepada para orang tua wisudawan.

"Kepada para orang tua, saya menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas doa, perjuangan, dan pengorbanan yang telah mengantarkan putra-putrinya hingga menyelesaikan pendidikan tinggi. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir," tuturnya penuh haru.

Sementara itu, Ketua Yayasan STAI Al-Gazali Bulukumba, KH Tjamiruddin, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan kebijakan yayasan yang pro-Al-Qur'an. Sejak menjabat pada tahun 2020, pihaknya membebaskan biaya SPP bagi penghafal Al-Qur'an 30 juz hingga selesai studi. Sedangkan bagi penghafal 15 juz, hanya dikenakan separuh dari biaya SPP. "Jadi kebijakan ini untuk memotivasi generasi kita untuk cinta Al-Qur'an," ujarnya, menunjukkan komitmen yayasan dalam mencetak generasi Qur'ani.

KH Tjamiruddin juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bupati Andi Utta terhadap kemajuan STAI Al-Gazali. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan Bupati agar senantiasa diberikan kekuatan dan amanah dalam memimpin Bulukumba.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati. Kita doakan beliau terus diberi kekuatan dan kesehatan dalam memimpin Bulukumba. Bapak/Ibu bisa lihat sendiri dalam beberapa tahun ini, Bulukumba banyak mengalami perubahan. Inilah keberhasilan beliau," jelas KH Tjamiruddin, mengamini perubahan positif yang terjadi di Bulukumba di bawah kepemimpinan Andi Utta.

Di sisi lain, Ketua STAI Al-Gazali Bulukumba, Dr. H. Irman Syah, melaporkan bahwa jumlah wisudawan ke-35 tahun ini mencapai 218 orang, meskipun di awal tercatat 220 orang, namun dua di antaranya batal diwisuda karena sakit. "Secara keseluruhan mahasiswa STAI Al-Gazali Bulukumba berjumlah 987," kata Dr. Irman Syah.

Ia juga mengumumkan kabar gembira bahwa STAI Al-Gazali akan membuka program studi baru, yaitu Ekonomi Syariah, yang diharapkan dapat memperkaya pilihan pendidikan bagi masyarakat.

Dr. Irman Syah menegaskan bahwa STAI Al-Gazali Bulukumba telah menjadi perguruan tinggi terpercaya di tengah masyarakat, bukan sekadar pilihan pelarian. Berbagai upaya terus dilakukan untuk menarik simpati dan kepercayaan publik.

"Saya katakan kalau mau jadi guru Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Madrasah Ibtidaiyah, guru agama SMP-SMA, tidak usah ke Makassar, cukup di Bulukumba saja," promonya, menekankan kualitas pendidikan yang setara. Ia menambahkan, dalam waktu dekat, tepatnya akhir Agustus, pihaknya akan bertolak ke Jakarta untuk menerima dua Surat Keputusan (SK) penyelenggaraan program studi baru lainnya, yakni Hukum Tata Negara Islam dan Bimbingan Penyuluhan Islam, menandai ekspansi signifikan STAI Al-Gazali dalam menyediakan pendidikan tinggi Islam yang relevan dan berkualitas.

Topik terkait
STAI Al-Gazali Kreativitas Lapangan Kerja KH Tjamiruddin