Green Intens Studi Ungkap Bahaya Vape Bekas: Logam Berat Kadar Tinggi dan Sulit Didaur Ulang Oleh Harian Intens 14 Sep 2026 18:50 1 menit baca Studi terbaru menemukan sisa cairan elektronik (e-liquid) dalam sejumlah vape bekas mengandung kadar timbal dan logam berat lain yang sangat tinggi. Baca juga Belum Fase Letusan Hebat, BRIN Sebut Anak Krakatau Masih Masa Inkubasi PTUN Tolak Keberatan BKPM, Greenpeace Desak SK Pencabutan IUP Raja Ampat Dibuka BRIN Kaji Model Agribisnis Terpadu di Lahan Bekas Tambang Kaltim Bagaimana UMKM Mulai Bertahap Mengurangi Plastik Sekali Pakai?