Menteri Rini Widyantini Ajak Instansi Peraih UNPSA 2026 Kembangkan Ekosistem Inovasi Nasional
Intens.id, Jakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) terus menunjukkan komitmennya dalam mengakselerasi inovasi pelayanan publik. Pada Senin, 29 Mei 2026, Menteri PANRB Rini Widyantini menerima audiensi sejumlah pimpinan instansi pemerintah dan kepala daerah di Kantor Kementerian PANRB. Pertemuan strategis ini melibatkan perwakilan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Walikota Parepare.
Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut penting dari capaian gemilang Indonesia pada ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2026, yang diselenggarakan dalam rangkaian United Nations Public Service Forum (UNPSF) 2026 di Tbilisi, Georgia. Pengakuan internasional ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendorong penguatan ekosistem inovasi pelayanan publik nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Rini Widyantini menegaskan bahwa pertemuan ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi Kementerian PANRB dan instansi penerima penghargaan untuk bekerja lebih erat.
"Kita harus memastikan bahwa inovasi-inovasi yang telah memperoleh pengakuan di kancah internasional ini tidak hanya berhenti sebagai prestasi semata, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia," ujar Menteri Rini.
UNPSA sendiri merupakan penghargaan bergengsi yang diberikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kepada lembaga-lembaga publik di seluruh dunia yang menunjukkan keunggulan dalam pelayanan publik. Ajang ini menjadi platform global untuk mengidentifikasi dan mempromosikan praktik-praktik terbaik dalam pemerintahan, sekaligus mendorong negara-negara anggota untuk terus berinovasi demi meningkatkan kualitas hidup warganya. Keberhasilan Indonesia meraih penghargaan di UNPSA 2026 di Tbilisi, Georgia, membuktikan kapasitas dan komitmen Indonesia dalam reformasi birokrasi dan pelayanan publik.
Kehadiran berbagai instansi dalam audiensi ini menunjukkan spektrum luas inovasi yang telah dikembangkan. BPKP, dengan perannya dalam pengawasan keuangan daerah, menunjukkan inovasi tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, kemungkinan besar menyoroti terobosan dalam memperkuat kapasitas pemerintah desa. Sementara itu, Kementerian ESDM berpotensi menghadirkan inovasi dalam pelayanan sektor energi, dan Kota Parepare sebagai pemerintah daerah menunjukkan inovasi pelayanan publik di tingkat lokal yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menteri Rini menambahkan, sinergi lintas sektor ini esensial untuk menciptakan replikasi dan skalabilitas inovasi.
"Pengalaman sukses dari Parepare, misalnya, atau terobosan di tingkat kementerian, dapat menjadi inspirasi dan model bagi daerah atau instansi lain. Ini adalah fondasi untuk mewujudkan birokrasi berkelas dunia yang efektif, efisien, dan melayani," jelasnya.
Dampak dari penguatan ekosistem inovasi ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan adanya sinergi, inovasi yang sebelumnya bersifat sporadis dapat distandarisasi, diperluas jangkauannya, dan diintegrasikan ke dalam sistem pelayanan publik yang lebih besar. Hal ini akan memangkas birokrasi, mempercepat layanan, dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Hadir dalam acara penting tersebut, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Otok Kuswandaru, yang turut mengawal jalannya diskusi. Dari pihak instansi penerima penghargaan, tampak Walikota Parepare Tasming Hamid, Deputi BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Setya Nugraha, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Jisman P Hutajulu, dan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Bolombo. Kehadiran Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Yusuf Kurniawan, serta para pejabat terkait lainnya, semakin memperkuat komitmen kolaboratif ini.
Pertemuan ini menjadi langkah konkret Kementerian PANRB dalam memastikan bahwa prestasi internasional bukan hanya sekadar seremoni, melainkan pemicu untuk terus berbenah dan berinovasi. Melalui kolaborasi yang erat antar-instansi, Indonesia optimis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publiknya, menjadikan inovasi sebagai budaya, dan pada akhirnya, mewujudkan tata kelola pemerintahan yang prima demi kesejahteraan rakyat.
Kementerian PANRB berkomitmen untuk terus memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik, sehingga setiap inovasi yang lahir dapat tumbuh dan berkembang, memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan nasional dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pelayanan publik terbaik di dunia.