Intens.id Versi penuh
News

Jalan Lingkar Unhas Makassar Memasuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Urai Kemacetan dan Tingkatkan Ekonomi

Oleh Redaksi Intens.id 29 Jun 2026 14:48 3 menit baca

Intens.id, Makassar - Rekonstruksi Jalan Lingkar Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, menunjukkan progres yang sangat signifikan dan kini telah memasuki tahapan betonisasi. Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan bahwa pembangunan ruas jalan sepanjang kurang lebih 879 meter ini bertujuan utama untuk mengurai kemacetan dan menjadi akses alternatif yang lebih cepat bagi masyarakat sekitar tanpa harus melintasi kawasan kampus.

Proyek vital ini terbagi dalam dua segmen, mencakup area di dalam maupun di luar kawasan Universitas Hasanuddin, dan didanai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026. Dengan pagu anggaran sekitar Rp7,5 miliar, pekerjaan ini telah dikontrak dengan nilai Rp6,3 miliar, menunjukkan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan infrastruktur yang mendukung mobilitas dan perekonomian.

“Alhamdulillah progres rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas terus berjalan dengan baik. Saat ini sudah memasuki tahap betonisasi,” ujar Andi Sudirman pada Senin (29/6/2026).

Ia menekankan bahwa pembangunan jalan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis Pemprov Sulsel dalam menciptakan solusi jangka panjang terhadap permasalahan lalu lintas yang kerap terjadi di sekitar kawasan pendidikan dan permukiman padat.

Lebih lanjut, Gubernur Andi Sudirman menjelaskan bahwa keberadaan Jalan Lingkar Unhas akan membawa dampak ganda. Selain secara langsung mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan warga dan pengguna jalan, ruas jalan ini juga akan meningkatkan konektivitas antarwilayah.

Peningkatan konektivitas ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas sehari-hari, serta secara tidak langsung mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya. Dengan akses yang lebih mudah dan cepat, distribusi barang dan jasa dapat berjalan lebih efisien, membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tamalanrea dan sekitarnya.

Gubernur juga turut menyampaikan permohonan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar proses pengerjaan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

“Kami memohon dukungan masyarakat selama proses pengerjaan berlangsung. Semoga para pekerja dapat menyelesaikan pekerjaan dengan lancar sehingga hasilnya maksimal dan manfaatnya dapat segera dinikmati bersama,” serunya, menggambarkan harapannya agar proyek ini dapat segera berfungsi optimal demi kesejahteraan bersama.

Manfaat dari pembangunan jalan ini bahkan telah mulai dirasakan oleh warga sekitar, meskipun proyek masih dalam tahap pengerjaan. Simon, salah seorang warga yang tinggal di kawasan tersebut, mengungkapkan rasa syukurnya atas progres yang dicapai. Menurutnya, akses transportasi kini jauh lebih mudah dan efisien dibandingkan sebelumnya.

"Sebelumnya kalau mau ke pasar harus memutar dan masuk lewat kampus, begitu juga saat keluar. Sekarang setelah jalur ini dibuka kembali dan dikerjakan, perjalanan jadi lebih dekat dan nyaman,” tutur Simon, menjelaskan perubahan signifikan dalam rutinitas hariannya.

Simon juga menambahkan harapannya agar pekerjaan ini dapat segera rampung sepenuhnya. “Kami berharap pekerjaannya cepat selesai. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel atas perhatiannya sehingga akses kami menjadi lebih cepat,” sambungnya, mewakili aspirasi banyak warga yang merindukan infrastruktur yang lebih baik.

Proyek rekonstruksi Jalan Lingkar Unhas ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan rampungnya jalan ini, diharapkan kawasan Tamalanrea tidak hanya menjadi lebih tertata, tetapi juga menjadi simpul ekonomi yang lebih dinamis, sekaligus memberikan kenyamanan dan efisiensi waktu bagi ribuan pengguna jalan setiap harinya.

Topik terkait
Betonisasi Jalan lingkar