World Hijab Day: Simbol Kebebasan, Kesadaran, dan Solidaritas Global
Intens.id - World Hijab Day (Hari Hijab Sedunia) dirayakan setiap tanggal 1 Februari sebagai bentuk kampanye kesadaran global terhadap hak perempuan untuk mengenakan hijab tanpa diskriminasi. Inisi...
Jalurdua.com
Intens.id - World Hijab Day (Hari Hijab Sedunia) dirayakan setiap tanggal 1 Februari sebagai bentuk kampanye kesadaran global terhadap hak perempuan untuk mengenakan hijab tanpa diskriminasi. Inisiatif ini muncul sebagai respons terhadap meningkatnya stigma dan prasangka terhadap perempuan berhijab di berbagai belahan dunia. Seiring berjalannya waktu, peringatan ini tidak hanya menjadi momentum refleksi bagi Muslimah tetapi juga ajang solidaritas lintas budaya dan agama.Sejarah dan Asal-usul
World Hijab Day pertama kali diinisiasi pada tahun 2013 oleh Nazma Khan, seorang Muslimah asal Bangladesh yang tinggal di Amerika Serikat. Ia mengalami berbagai bentuk diskriminasi karena mengenakan hijab setelah peristiwa 9/11. Berangkat dari pengalaman pribadinya, ia menggagas World Hijab Day sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman tentang hijab dan mengajak perempuan dari berbagai latar belakang untuk mencoba mengenakan hijab selama sehari. Sejak saat itu, kampanye ini mendapatkan dukungan luas dari berbagai organisasi dan individu di lebih dari 140 negara. Perayaan ini menjadi momentum untuk mendiskusikan hak perempuan dalam memilih pakaian, kebebasan beragama, serta menantang stereotip negatif terhadap hijab.Hijab dalam Perspektif Global
Fenomena hijab di berbagai negara memiliki dinamika yang berbeda-beda. Beberapa negara memberikan kebebasan penuh bagi perempuan untuk mengenakan hijab, sementara di negara lain, hijab masih menjadi perdebatan politik dan sosial.-
Negara dengan Kebebasan Berhijab
- Di negara-negara dengan mayoritas Muslim seperti Indonesia, Malaysia, dan Turki, hijab menjadi bagian dari identitas budaya dan agama yang diterima luas.
- Di Amerika Serikat dan Inggris, hijab semakin diterima sebagai bagian dari ekspresi keagamaan, meskipun masih ada tantangan dalam bentuk Islamofobia.
-
Negara dengan Larangan atau Pembatasan Hijab
- Di beberapa negara Eropa seperti Prancis dan Belgia, ada larangan terhadap pemakaian hijab di institusi pendidikan dan sektor publik. Kebijakan ini sering kali menuai kritik karena dianggap membatasi kebebasan individu.
- Di India, beberapa negara bagian telah melarang pemakaian hijab di sekolah-sekolah, memicu protes dari kelompok-kelompok Muslim.