Warga Desa Punagaya Kini Nikmati Fasilitas Pustu Baru dan Obat Gratis dari PLN NP Punagaya
Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya resmi menyerahkan hasil renovasi fisik Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, pada Rabu (8/7/2026). Peresmian ini juga dirangkaikan dengan pembagian obat-obatan gratis kepada masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan puncak dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan perusahaan yang bertajuk "FABA BISA: Inovasi Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Infrastruktur".
Proses pengerjaan fisik renovasi ini telah berlangsung selama 13 hari pada bulan April lalu. Melalui perbaikan tersebut, Pustu yang sebelumnya mengalami kerusakan kini disulap menjadi fasilitas kesehatan yang jauh lebih layak, higienis, dan aman.
Perbaikan komprehensif yang dilakukan mencakup penggantian plafon yang bocor dan pembaruan fasilitas sanitasi beserta toilet. Selain itu, PLN NP UP Punagaya juga menggunakan cat antimicrobial khusus guna menjamin sterilisasi ruangan medis.
Inovasi utama dalam proyek ini adalah penggunaan material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang berasal dari PLTU Punagaya. Material sisa pembakaran batu bara tersebut dimanfaatkan sebagai bahan substitusi untuk penimbunan dan pengecoran teras belakang gedung. Penggunaan ini membuktikan bahwa FABA sangat aman dan aplikatif untuk kebutuhan konstruksi sipil.
Manajer PLN NP UP Punagaya dalam acara serah terima tersebut menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata kehadiran dan sinergi perusahaan bersama masyarakat.
"Program FABA BISA bukan sekadar bantuan perbaikan fisik semata, melainkan wujud komitmen berkelanjutan kami dalam menghadirkan akses layanan kesehatan dasar yang lebih baik dan nyaman bagi warga," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa perusahaan sangat bangga dapat mengedukasi masyarakat secara langsung. "Kami membuktikan bahwa material FABA dari PLTU dapat dimanfaatkan menjadi bahan konstruksi bernilai guna tinggi yang mendukung pembangunan desa," tambahnya.
Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Kepala Pustu Desa Punagaya, Susiandryana Sanusi, yang telah mendampingi proyek ini sejak tahap survei. Ia menjelaskan bahwa sebelum direnovasi, kondisi bangunan cukup mengganggu mobilitas dan keamanan pelayanan akibat kebocoran atap dan lantai yang pecah.
"Kami mewakili tenaga kesehatan dan warga sangat berterima kasih. Kini, ruangan kami sudah sesuai standar kesehatan. Adanya pembagian obat-obatan gratis hari ini juga menjadi berkah tersendiri yang langsung dirasakan oleh pasien kami," tutur Susiandryana.
Rangkaian peresmian ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) bersama Kepala Puskesmas Kecamatan Bangkala. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh tokoh masyarakat dan perangkat Desa Punagaya.
Ke depan, masyarakat diharapkan dapat merawat Pustu ini agar manfaatnya terus berkesinambungan. Selain itu, keberhasilan aplikasi FABA pada Pustu ini direkomendasikan menjadi pilot project untuk pembangunan infrastruktur sarana umum di desa-desa lainnya.