Intens.id Versi penuh
News

Tinggalkan Cara Lama, Petani Ikan Jeneponto Sambut RASA-Ponic: Teknologi Akuaponik Ala PLN Jadi Harapan Baru

Oleh Redaksi Intens.id 12 Jul 2026 05:08 3 menit baca

Intens.id, Jeneponto - PT PLN (Persero) Nusantara Power UP Punagaya hari ini meresmikan program inovatif bernama RASA-Ponic (Recirculating Aquaculture Systems Azolla Aquaponic) di Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

Program yang digagas melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini diharapkan menjadi solusi jitu atas berbagai kendala klasik yang selama ini membelit para pembudidaya ikan tradisional, terutama terkait mahalnya harga pakan pabrikan dan penurunan kualitas air yang seringkali dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem.

Peluncuran program ini menandai langkah strategis dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir. Peresmian program RASA-Ponic ditandai dengan pembukaan Sekolah Lapangan yang diselenggarakan di kediaman Kepala Dusun Biringkassi.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan penting, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan elemen masyarakat. Tampak hadir Camat Bangkala Uud Panca, Kepala Desa Punagaya Andi Pangerang Mustamu, Kapolsek Bangkala AKP Saifullah Syan, serta Wakil Koramil Bangkala Kapten Ahmad Tompo.

Antusiasme juga terlihat dari kehadiran para pelaku utama budidaya perikanan setempat dan Ketua Kelompok RASA-Ponic, Mursalin, yang menjadi garda terdepan dalam implementasi program ini.

Program RASA-Ponic merupakan sebuah terobosan teknologi yang mengintegrasikan sistem akuaponik dengan sirkulasi air otomatis yang canggih. Inti dari inovasi ini terletak pada kemampuannya untuk memfiltrasi air kolam secara mandiri.

Dengan sistem resirkulasi ini, peternak tidak lagi dibebani kewajiban menguras air kolam secara manual yang memakan waktu dan tenaga. Lebih jauh lagi, program ini memperkenalkan budidaya tanaman Azolla, sebuah jenis tumbuhan air yang dikenal kaya akan protein. Azolla ini akan difungsikan sebagai sumber pakan alami yang dapat menekan secara signifikan biaya operasional peternak, yang selama ini menjadi salah satu pos pengeluaran terbesar.

Selain menyerahkan infrastruktur fisik yang telah rampung 100 persen, PLN juga berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan melalui penyelenggaraan Sekolah Lapangan. Para anggota kelompok yang tergabung dalam program ini akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang komprehensif.

Materi pelatihan meliputi manajemen sistem RAS (Recirculating Aquaculture Systems) yang optimal, serta kemampuan untuk memproduksi probiotik secara mandiri. Harapannya, inisiatif ini akan mewujudkan kemandirian bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor perikanan, sehingga mereka mampu bersaing dan berkembang di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Acara puncak peresmian program RASA-Ponic ditutup dengan sebuah seremoni yang penuh makna. Para tamu undangan secara simbolis melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya program, dilanjutkan dengan pelepasan bibit ikan nila ke dalam kolam yang kini telah dilengkapi dengan sistem sirkulasi modern.

Langkah ini diharapkan menjadi awal dari era baru budidaya perikanan yang lebih efisien, berkelanjutan, dan menguntungkan bagi masyarakat Desa Punagaya, serta menjadi model pengembangan perikanan yang dapat direplikasi di daerah lain.

    Topik terkait
    #pln punagaya PLN NP Punagaya PLN Nusantara Power PLN Jeneponto Petani Ikan RASA Ponic