Sederhana Mengabarkan Versi penuh
Healthstyle

Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block, PLN UP Punagaya Luncurkan Program 'PASTI BAHAGIA'

Oleh Harian Intens 15 Oct 2026 17:40 2 menit baca

Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya terus memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi sirkular masyarakat lokal.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "PASTI BAHAGIA" (Pemanfaatan TPS3R untuk Inovasi Plastik Jadi Paving - Jeneponto Bahagia), PLN meresmikan sentra olahan sampah menjadi paving block pada Sabtu (19/9/2026).

Peluncuran program ini dipusatkan di fasilitas TPS3R Kalabbirang, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu, dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat.

Dukungan alokasi pendanaan CSR dari PLN NP UP Punagaya menyentuh akar operasional produksi, mulai dari mesin pencacah plastik, alat peleleh, cetakan paving, alat press, hingga Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar K3.

Selain sarana fisik, bantuan tersebut juga mencakup biaya operasional produksi dan insentif upah jasa bagi pengurus serta tenaga kerja selama tahap awal program berjalan.

Team Leader (TL) SDM, Umum, dan CSR PT PLN NP UP Punagaya, Muh. Firmansyah Fattah, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis mengurai permasalahan sampah secara berkelanjutan.

"Dukungan CSR ini tidak sekadar untuk peralatan fisik, melainkan ikhtiar berkesinambungan mengubah sampah plastik menjadi produk bernilai guna. Kami berharap TPS3R Kalabbirang menjadi role model pengelolaan limbah yang bermanfaat bagi alam sekaligus perekonomian warga," ujar Firman.

Inisiatif ini lahir berkat kolaborasi dengan Pemerintah Kelurahan Empoang Selatan untuk menghidupkan kembali fasilitas TPS3R yang sempat terbengkalai.

Lurah Empoang Selatan sekaligus Ketua Inovator PASTI BAHAGIA, Taruni Karmila, S.E., mengapresiasi sinergi erat dengan PLN NP UP Punagaya.

"Dukungan peralatan hingga pendanaan operasional menjadi motor penggerak utama inovasi ini. Sampah plastik kini diolah melalui pelelehan dan dicetak menjadi paving block kuat untuk pembangunan fasilitas publik di wilayah kami," ungkap Taruni.

Ke depannya, TPS3R Kalabbirang yang telah direvitalisasi ditargetkan mampu menyerap hingga 10.000 kg sampah plastik dan memproduksi sedikitnya 200 unit paving block setiap bulan.

Kemandirian ekonomi dari hasil pengolahan limbah ini diharapkan dapat menjadi fondasi kokoh dalam mendukung visi pembangunan "Jeneponto Bahagia".

Topik terkait
Go Beyond Power Energizing The Future PLN NP Punagaya PLN