Intens.id Versi penuh
News

Sulap Limbah Jadi Manfaat: PLN NP Hadirkan Pustu Ramah Lingkungan dan Obat Gratis di Jeneponto

Oleh Redaksi Intens.id 14 Jul 2026 19:04 4 menit baca

Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya kembali menunjukkan komitmennya dalam pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan bertajuk "FABA BISA: Inovasi Pemanfaatan FABA untuk Pembangunan Infrastruktur," perusahaan tersebut secara resmi menyerahkan hasil renovasi fisik Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Punagaya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto. Peresmian yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026, ini tidak hanya menandai hadirnya fasilitas kesehatan yang lebih modern dan higienis, tetapi juga dirangkaikan dengan aksi sosial pembagian obat-obatan gratis yang langsung disambut antusias oleh masyarakat setempat.

Proyek renovasi Pustu Desa Punagaya ini merupakan puncak dari upaya PLN NP UP Punagaya dalam menjawab kebutuhan mendesak akan fasilitas kesehatan yang layak bagi warga. Kepala Pustu Desa Punagaya, Susiandryana Sanusi, mengungkapkan apresiasi mendalamnya seraya mengenang kondisi bangunan sebelum direnovasi. 

"Sebelumnya, kondisi Pustu kami sangat mengganggu mobilitas dan keamanan pelayanan, terutama karena kebocoran atap dan lantai yang sudah pecah. Ini tentu menghambat kami dalam memberikan layanan terbaik kepada pasien," tutur Susiandryana.

Susiandryana menambahkan, Kami mewakili tenaga kesehatan dan warga sangat berterima kasih.

"Kini, ruangan kami sudah sesuai standar kesehatan, jauh lebih nyaman dan aman. Adanya pembagian obat-obatan gratis hari ini juga menjadi berkah tersendiri yang langsung dirasakan oleh pasien kami, melengkapi kebahagiaan kami atas Pustu baru ini," sambung Susi, menegaskan dampak positif yang langsung dirasakan oleh komunitas dan tenaga medis setelah renovasi rampung.

Proses pengerjaan fisik renovasi Pustu ini berlangsung intensif selama 13 hari penuh pada bulan April lalu. Dalam waktu yang relatif singkat, Pustu yang awalnya mengalami berbagai kerusakan struktural dan fungsional kini telah disulap menjadi fasilitas kesehatan yang jauh lebih representatif, higienis, dan aman.

Perbaikan yang dilakukan bersifat komprehensif, mencakup penggantian total plafon yang bocor, pembaruan menyeluruh fasilitas sanitasi termasuk toilet, hingga penggunaan cat antimicrobial khusus. Cat jenis ini diaplikasikan untuk menjamin sterilisasi ruangan medis, sebuah inovasi penting guna menciptakan lingkungan yang bebas dari kuman dan bakteri, sangat krusial untuk fasilitas kesehatan, terutama di tengah kebutuhan akan standar kebersihan yang tinggi.

Aspek paling inovatif dan menjadi sorotan utama dalam proyek ini adalah pemanfaatan material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA). FABA, yang merupakan material sisa pembakaran batu bara dari operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Punagaya, digunakan sebagai bahan substitusi yang efektif dan ramah lingkungan.

Dalam renovasi Pustu ini, FABA diaplikasikan untuk penimbunan dan pengecoran teras belakang gedung. Penggunaan FABA dalam proyek konstruksi sipil seperti ini membuktikan secara nyata bahwa material tersebut sangat aman, tidak berbahaya, dan aplikatif sebagai bahan baku alternatif yang berkelanjutan. Inovasi ini sejalan dengan upaya pemerintah dan industri dalam mendorong ekonomi sirkular dan optimalisasi limbah menjadi produk bernilai tambah.

Pemanfaatan FABA juga menjadi jawaban atas tantangan pengelolaan limbah industri, menjadikannya peluang untuk menciptakan infrastruktur yang kuat sekaligus mendukung kelestarian lingkungan. Langkah ini tidak hanya mengurangi limbah yang berpotensi mencemari lingkungan tetapi juga memberikan solusi material konstruksi yang efisien dan ekonomis, menunjukkan komitmen PLN NP dalam praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Peresmian Pustu yang telah direnovasi ini ditutup dengan seremoni penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) yang dilakukan bersama Kepala Puskesmas Kecamatan Bangkala. Momen penting ini disaksikan langsung oleh sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat Desa Punagaya, menandai dimulainya babak baru bagi pelayanan kesehatan di desa tersebut.

Ke depan, PT PLN Nusantara Power UP Punagaya berharap agar masyarakat Desa Punagaya dapat turut serta merawat dan menjaga fasilitas Pustu ini. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting agar manfaat dari renovasi ini dapat terus berkesinambungan dan dirasakan oleh generasi mendatang, memastikan investasi ini memberikan dampak jangka panjang.

Selain itu, keberhasilan demonstrasi aplikasi FABA dalam pembangunan Pustu ini direkomendasikan untuk menjadi proyek percontohan atau "pilot project" bagi pembangunan infrastruktur sarana umum lainnya di desa-desa sekitar. Ini membuka peluang besar bagi pemanfaatan FABA secara lebih luas, tidak hanya di sektor kesehatan tetapi juga untuk pembangunan jalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya yang membutuhkan material konstruksi yang kuat dan efisien. Langkah ini menegaskan komitmen PLN NP UP Punagaya tidak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan melalui program TJSL yang inovatif dan berdampak nyata.

Topik terkait
TJSL Infrastruktur Kesehatan Lingkungan Medis Fasilitas Kesehatan Fly Ash Bottom Ash PT PLN Nusantara Power UP Punagaya aksi sosial