Sinergi Tekan Stunting, PLN NP UP Punagaya Salurkan Paket Makanan Tambahan (PMT) Lewat Program GENTING
Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya terus memperkuat komitmennya dalam upaya pengentasan gizi buruk. Langkah nyata ini dilakukan demi mendukung peningkatan taraf kesehatan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) unggulan. Program CSR peduli kesehatan ini bertajuk "SEHATI BERSAMA: Semangat Cegah Stunting (GENTING)".
Dalam pelaksanaannya, PLN NP UP Punagaya bersinergi erat dengan pemerintah daerah. Aksi kepedulian ini sukses digelar di Kantor Desa Punagaya pada Rabu (22/7/2026).
Kegiatan strategis ini difokuskan pada pemberian intervensi gizi secara langsung. Bantuan disalurkan kepada 17 ibu dan balita yang masuk dalam kategori stunting di Desa Punagaya.
Puncak rangkaian acara diisi dengan penyerahan Paket Makanan Tambahan (PMT) secara simbolis. Bantuan diserahkan kepada lima ibu perwakilan penerima manfaat.
Prosesi penyerahan dilakukan langsung oleh Camat Bangkala, Uud Panca, S.Sos., dan Sekretaris Desa Punagaya, M. Yunus. Turut menyerahkan pula Team Leader SDM, Umum, dan CSR PLN NP UP Punagaya, Muh. Firmansyah Fattah.
Guna menunjang perbaikan gizi anak, bantuan PMT dikemas secara praktis dalam goodie bag. Bantuan ini berisi ragam nutrisi esensial, mulai dari susu, telur ayam, biskuit, hingga beras.
Mewakili manajemen perusahaan, Muh. Firmansyah Fattah menegaskan pentingnya kolaborasi penanggulangan stunting. Ia menyebut bahwa masalah gizi buruk adalah tanggung jawab lintas sektoral yang harus dikawal bersama.
“Program GENTING ini adalah wujud nyata kepedulian PLN NP UP Punagaya terhadap kualitas masa depan generasi penerus. Fokus utama kami tentu masyarakat di Ring 1 atau wilayah operasional kami,” ungkap Firmansyah.
Ia berharap distribusi Paket Makanan Tambahan ini mampu memenuhi asupan gizi seimbang bagi anak-anak. Tujuannya agar balita dapat tumbuh kembang optimal, cerdas, dan terbebas dari stunting.
Inisiatif positif ini langsung menuai apresiasi tinggi dari jajaran pemerintah setempat. Camat Bangkala, Uud Panca, menyoroti urgensi gotong royong memutus rantai stunting di Jeneponto.
“Isu stunting tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah desa atau kecamatan saja, butuh kepedulian semua pihak,” tutur Uud Panca.
Ia menambahkan, kehadiran PLN UP Punagaya melalui program PMT sangat membantu. Terutama dalam mempercepat target penurunan angka stunting di Kecamatan Bangkala.
Dukungan serupa datang dari Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kabupaten Jeneponto, Katli, M.SE. Turut hadir di lokasi, Katli menekankan pentingnya edukasi gizi berkelanjutan di tengah masyarakat.
Terselenggaranya acara ini juga tidak lepas dari peran aktif Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Desa Punagaya. Mereka bersama tim Pendamping Keluarga (TPK) senantiasa mendampingi para ibu memantau kesehatan balita.
Melalui sinergi solid antara BUMN, Pemerintah Daerah, Pemdes, dan kader kesehatan, Program GENTING diharapkan membawa perubahan terukur.
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah konkret dalam menekan angka stunting. Harapannya, generasi masa depan Jeneponto yang lebih tangguh dan berdaya saing dapat segera terwujud.