Peringati Hari Lingkungan Hidup, Selayar Tanam Seribu Mangrove Bersama Gubernur
Intens.id, Selayar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan pentingnya aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Ajakan ini disampaikan langsung kepada masyarakat Kepulauan Selayar saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang dipusatkan di kawasan Hutan Mangrove Matalalang, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Jumat (5/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, didampingi Bupati Kepulauan Selayar Natsir Ali dan Wakil Bupati Muhtar, secara simbolis melepas ribuan bibit mangrove untuk ditanam. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen refleksi global tentang pentingnya bumi yang lestari, tetapi juga menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dan provinsi dalam upaya pelestarian ekosistem pesisir yang vital bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini di Kepulauan Selayar secara khusus ditandai dengan aksi penanaman 1.000 bibit mangrove.
Inisiatif ini melibatkan partisipasi aktif para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kepulauan Selayar, yang diharapkan dapat menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini. Penanaman mangrove ini merupakan bagian integral dari upaya konservasi ekosistem pesisir yang rentan terhadap perubahan iklim dan aktivitas manusia, sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan yang efektif bagi generasi muda.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dari lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi dan dukungan kolektif terhadap program pelestarian lingkungan.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya menekankan bahwa tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan bukanlah beban tunggal pemerintah, melainkan sebuah tugas kolektif yang membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.
"Bersama Andalan Hati, kita hijaukan Sulsel," serunya penuh semangat, menggemakan slogan yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan bumi. Beliau optimis bahwa dengan semangat kebersamaan, warisan lingkungan yang lebih baik dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap upaya pelestarian lingkungan di Bumi Tanadoang, sebutan akrab bagi Kepulauan Selayar. Beliau menegaskan bahwa kegiatan penanaman mangrove ini memiliki makna strategis yang jauh melampaui sekadar seremoni.
"Penanaman mangrove ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga ekosistem pesisir, mencegah abrasi, serta melindungi sumber kehidupan masyarakat yang bergantung pada laut," jelasnya. Bupati berharap semangat menjaga lingkungan ini dapat terus tumbuh subur di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Kepulauan Selayar, Muhtar, M.M., mengajak seluruh masyarakat Selayar untuk menjadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam.
"Momentum ini harus menjadi pengingat akan krusialnya menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan pembangunan daerah kita," ujarnya.
Beliau menekankan bahwa upaya pelestarian lingkungan adalah fondasi penting bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar secara tegas menegaskan komitmen mereka dalam mendukung pelestarian lingkungan. Langkah konkret ini menjadi bagian dari visi besar untuk mewujudkan Sulawesi Selatan yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan, di mana keseimbangan ekologis terjaga demi kemaslahatan seluruh warganya.