Intens.id Versi penuh
News

Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan: Kunjungan Dubes Swiss ke Pabrik Susu Nestlé Indonesia

Oleh Redaksi Intens.id 13 Jun 2026 17:59 5 menit baca

Intens.id, Pasuruan - Sektor susu nasional mendapat sorotan penting dengan kunjungan resmi Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, H.E. Olivier Zehnder, ke Pabrik Kejayan Nestlé Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. Kunjungan yang turut didampingi perwakilan International Labour Organization (ILO) dan Swisscontact ini bertujuan untuk meninjau langsung peran strategis Nestlé Indonesia dalam mendukung pengembangan komoditas susu, memperkuat kemitraan dengan peternak sapi perah rakyat, serta mendorong sinergi untuk akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi komunitas lokal.

Kehadiran delegasi Swiss ini disambut hangat oleh jajaran manajemen Nestlé Indonesia, termasuk Direktur Technical Antonio Prochilo, Direktur Human Resources Fahrul Irvanto, Factory Manager Pabrik Kejayan Imelda Mayasari, serta Head of Milk Procurement and Dairy Development (MPDD) Ida Royani.

Momen ini menjadi platform untuk melihat lebih dekat bagaimana Nestlé Indonesia membangun ekosistem pengelolaan susu yang terintegrasi, dimulai sejak tahun 1975 melalui pendampingan dan pembinaan peternak sapi perah rakyat, hingga proses produksi di pabrik. Diskusi yang terjalin selama kunjungan diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang lebih luas demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat lokal, khususnya di sentra-sentra produksi susu.

Agenda Duta Besar Swiss Olivier Zehnder selama beberapa hari di Jawa Timur mencakup kunjungan langsung ke peternak sapi perah rakyat dan koperasi, serangkaian diskusi mendalam dengan para pemangku kepentingan terkait, dan peninjauan fasilitas operasional Pabrik Kejayan Nestlé. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan gambaran komprehensif mengenai kontribusi Nestlé Indonesia dalam meningkatkan daya saing dan ketahanan pasokan susu segar di tanah air, sekaligus melihat potensi pengembangan yang lebih jauh, termasuk dalam aspek pembiayaan inklusif bagi para peternak.

Dalam kesempatan tersebut, H.E. Olivier Zehnder menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap komitmen Nestlé Indonesia dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Selama beberapa hari terakhir, kami berkesempatan bertemu dengan peternak, koperasi, institusi pemerintah, serta para mitra. Satu hal yang menjadi jelas adalah bahwa penguatan sektor susu yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak," ujar Olivier.

Ia menambahkan, dalam hal ini, Nestlé Indonesia telah menjadi mitra penting yang berkontribusi meningkatkan produktivitas dan standar kualitas. Kami turut mengapresiasi Nestlé Indonesia yang berkelanjutan berkontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia, dengan menghadirkan nilai tambah tidak hanya bagi bisnis, tetapi juga bagi komunitas di Jawa Timur dan perekonomian secara nasional.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya kolaborasi swasta-publik dalam mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang merata.

Selama lebih dari lima dekade, Nestlé Indonesia telah menjadi tulang punggung dalam pengembangan komoditas susu segar nasional melalui kemitraan strategis dengan peternak sapi perah rakyat dan koperasi di Jawa Timur.

Pasokan susu segar yang dihasilkan oleh para peternak ini tidak hanya menjadi bahan baku utama untuk produksi di Pabrik Kejayan, tetapi juga secara langsung memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. Kehadiran Pabrik Kejayan bukan hanya sebagai pusat produksi, melainkan juga berperan sebagai katalis pemberdayaan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem industri di sekitarnya, membentuk sebuah lingkaran ekonomi yang saling menguntungkan.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Technical Nestlé Indonesia, Antonio Prochilo, menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk terus Menciptakan Manfaat Bersama (Creating Shared Value) di setiap wilayah operasional Nestlé. Ia menyampaikan bahwa kemitraan yang telah terjalin kokoh dengan peternak dan koperasi merupakan bagian integral dari upaya Nestlé Indonesia dalam mendukung penguatan sektor susu nasional.

"Di Nestlé Indonesia, kami terus berkomitmen untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya melalui kemitraan dengan para peternak sapi perah rakyat dan koperasi. Melalui kolaborasi ini, kami berupaya memperkuat rantai pasok susu berkelanjutan agar lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan peternak di Indonesia," jelas Antonio, menyoroti visi jangka panjang perusahaan.

Imelda Mayasari, Factory Manager Pabrik Kejayan Nestlé Indonesia, menambahkan bahwa pabrik yang dipimpinnya memegang peran vital dalam menjembatani produksi para peternak dengan proses manufaktur yang bertanggung jawab.

"Melalui pemanfaatan susu segar yang dihasilkan oleh para peternak sapi perah rakyat di Jawa Timur, penerapan standar operasional yang bertanggung jawab, serta berbagai inisiatif keberlanjutan, kami terus berupaya menghadirkan nilai tambah bagi masyarakat setempat dan mendukung peningkatan perekonomian daerah serta memastikan keberlanjutan lingkungan," ujar Imelda, menekankan sinergi antara aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Upaya-upaya untuk memastikan keberlanjutan merupakan bagian tak terpisahkan dari operasional Nestlé Indonesia, baik di lingkungan pabrik maupun di komunitas peternak sapi perah rakyat. Di Pabrik Kejayan, inisiatif progresif seperti pengolahan air limbah melalui Wastewater Treatment Plant (WWTP) canggih dan penggunaan Biomass Boiler Plant yang ramah lingkungan diterapkan untuk mendukung operasional yang lebih hijau.

Di sisi lain, praktik keberlanjutan juga secara aktif didorong di tingkat peternak, termasuk pemanfaatan limbah ternak menjadi energi biogas yang bersih dan pupuk organik yang bermanfaat, menciptakan model ekonomi sirkular yang terintegrasi.

Sebagai puncak dari rangkaian kunjungan, delegasi meninjau fasilitas produksi modern Nestlé di Pabrik Kejayan dan mendapatkan paparan mendalam mengenai kontribusi Nestlé Indonesia dalam peningkatan komoditas susu segar nasional. Tur ini memberikan gambaran menyeluruh tentang keterkaitan erat antara kemitraan yang kuat dengan peternak, operasional pabrik yang efisien, dan inisiatif keberlanjutan yang holistik. Melalui kunjungan ini, Nestlé Indonesia menegaskan kembali komitmennya yang tak tergoyahkan untuk terus berkontribusi dalam membangun sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat saat ini dan di masa depan, sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan global.

Topik terkait
Duta Besar Swiss