Intens.id Versi penuh
News

Manfaatkan Momen MPLS, Mahasiswa KKN Unhas Sasar Tiga Sekolah Sejak Hari Pertama Rancang Program Literasi Tanpa Ganggu Jam Kelas

Oleh Redaksi Intens.id 14 Jul 2026 17:40 4 menit baca

Intens.id, TAKALAR, SULSEL – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memulai babak baru pengabdiannya di Desa Laguruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar. Pada Selasa pagi, 14 Juli lalu, rombongan mahasiswa melaksanakan kunjungan awal ke sejumlah satuan pendidikan, menandai dimulainya tahap koordinasi dan silaturahmi yang krusial sebelum program kerja literasi di lingkungan sekolah secara resmi berjalan.

Kunjungan ini meliputi tiga institusi pendidikan dasar dan prasekolah: TK Bina Harapanku, UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa, dan UPT SD Negeri 31 Lau, dengan harapan besar untuk menumbuhkan budaya membaca dan kreativitas di kalangan peserta didik.

Inisiatif KKN Tematik Literasi ini dirancang untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di bidang literasi, yang merupakan fondasi penting bagi kemajuan akademik dan personal siswa. Kunjungan awal ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang perkenalan, tetapi juga sebagai platform untuk menggali informasi mendalam serta membangun komunikasi yang efektif dengan pihak sekolah.

Tujuannya jelas, yaitu menciptakan sinergi yang kuat antara mahasiswa KKN dan komunitas pendidikan setempat, sehingga program-program literasi yang akan dilaksanakan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Perjalanan kunjungan dimulai sekitar pukul 08.50 WITA di TK Bina Harapanku. Saat mahasiswa tiba, suasana sekolah tengah ramai dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Momen ini dimanfaatkan oleh mahasiswa KKN untuk mengamati secara langsung dinamika kegiatan belajar mengajar di tingkat prasekolah, sekaligus memperkenalkan diri kepada para guru dan staf sekolah.

Interaksi awal ini menjadi langkah penting dalam merajut jalinan komunikasi dan membangun dasar kerja sama yang solid selama periode pengabdian di Desa Laguruda, memastikan bahwa setiap program yang diusung nantinya relevan dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak di usia dini.

Selanjutnya, sekitar pukul 09.00 WITA, rombongan KKN melanjutkan perjalanan ke UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa. Di sekolah ini, para siswa sedang menikmati waktu istirahat mereka. Kehadiran mahasiswa KKN disambut dengan penuh antusiasme oleh siswa-siswi yang tampak bersemangat untuk berkenalan. Suasana hangat dan penuh keakraban terpancar dari pertemuan singkat tersebut, menciptakan kesan pertama yang positif dan menjadi awal yang baik dalam menjalin kedekatan emosional dengan siswa-siswi.

Sama seperti di TK Bina Harapanku, di UPT SD Negeri 36 Tonasa Parappa juga tengah berlangsung kegiatan MPLS bagi peserta didik baru, memberikan gambaran lengkap kepada mahasiswa tentang lingkungan sekolah yang akan mereka dampingi.

Kunjungan terakhir dilakukan sekitar pukul 10.00 WITA di UPT SD Negeri 31 Lau. Berbeda dengan dua kunjungan sebelumnya yang lebih bersifat observasi dan perkenalan singkat, di sekolah ini mahasiswa KKN berkesempatan untuk berdiskusi lebih mendalam. Mereka diterima oleh Ibu Asi, yang mewakili Kepala Sekolah, untuk membicarakan rencana dan program kerja.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan maksud kedatangan mereka dan secara proaktif menggali berbagai informasi penting yang sangat diperlukan sebagai bahan penyusunan dan pelaksanaan program kerja literasi. Informasi yang dikumpulkan meliputi jumlah siswa pada setiap kelas, jadwal mata pelajaran, serta kemungkinan untuk memperoleh kesempatan mengisi kegiatan pembelajaran di dalam kelas maupun memanfaatkan waktu istirahat sebagai media pelaksanaan program kerja literasi. Di sekolah ini pun, kegiatan MPLS turut mewarnai hari-hari peserta didik baru.

Data-data yang diperoleh dari diskusi dengan Ibu Asi menjadi dasar krusial dalam menyusun jadwal kegiatan agar pelaksanaan program literasi dapat terintegrasi dengan harmonis dan menyesuaikan diri dengan aktivitas belajar mengajar di sekolah. Pendekatan ini menunjukkan komitmen mahasiswa KKN untuk tidak mengganggu, melainkan melengkapi dan memperkaya proses pendidikan yang sudah berjalan.

Menanggapi inisiatif ini, Ibu Asi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran dan rencana program mahasiswa KKN Tematik Literasi di Desa Laguruda. Beliau juga menegaskan bahwa pihak sekolah siap memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan.

"Kami terbuka, mendukung, dan menerima seluruh mahasiswa KKN untuk menjalankan program kerja yang dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan sekolah," ungkap Ibu Asi, menunjukkan semangat kolaborasi yang kuat.

Melalui rangkaian kunjungan awal yang produktif ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin di Desa Laguruda berharap dapat membangun sinergi yang kokoh dengan seluruh satuan pendidikan di wilayah tersebut. Dukungan yang telah ditunjukkan oleh pihak sekolah diharapkan mampu memperlancar pelaksanaan berbagai program literasi yang telah dirancang dengan matang. Dengan demikian, KKN ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga momentum penting untuk memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan budaya membaca, merangsang kreativitas, dan memupuk semangat belajar peserta didik selama masa pelaksanaan KKN. Ini adalah langkah awal menuju Desa Laguruda yang lebih literat dan berdaya.

Topik terkait
KKN Unhas Takalar Literasi