Intens.id Versi penuh
News

Makassar Move: Fitur Baru Super Apps Lontara Plus Ajak Warga Sehat Sambil Jaga Fasilitas Publik

Oleh Redaksi Intens 30 May 2026 16:05 3 menit baca

Intens.id, Makassar - Pemerintah Kota Makassar secara resmi meluncurkan fitur terbaru Super Apps Lontara Plus, "Makassar Move", sebagai upaya ganda mendorong gaya hidup sehat dan memperkuat partisipasi aktif warga dalam menjaga fasilitas publik. Fitur inovatif ini diperkenalkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Sabtu pagi (30/05/2026), di tengah semaraknya rangkaian Makassar Half Marathon (MHM) 2026. Kehadiran Makassar Move menandai langkah strategis Pemkot dalam mengintegrasikan teknologi untuk membangun kota yang lebih sehat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam acara peluncuran yang dihadiri ribuan peserta MHM, Wali Kota Munafri Arifuddin didampingi oleh Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Moh. Roem. Di hadapan audiens, Munafri menjelaskan bahwa Makassar Move dirancang untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat yang konsisten menjalani aktivitas fisik. "Makassar Move ini bisa diakses oleh semua orang yang lari setiap hari, jalan setiap hari, bersepeda setiap hari," ujarnya. Ia menambahkan bahwa seluruh aktivitas olahraga pengguna akan tercatat dalam aplikasi.

Lebih lanjut, Munafri mengungkapkan bahwa Pemkot Makassar akan menggelar tantangan (challenge) setiap dua pekan melalui fitur ini. Peserta yang memasukkan kegiatan olahraganya berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah menarik. Ini menjadi langkah baru Pemkot dalam mengampanyekan pola hidup sehat yang berkelanjutan di tengah masyarakat, sekaligus menjaga semangat olahraga yang selama ini tumbuh melalui berbagai event, termasuk MHM. "Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengakses Lontara Plus dan ikut dalam Makassar Move untuk gaya hidup yang lebih sehat dan lebih baik di Kota Makassar," ajak Munafri.

Menariknya, inovasi Makassar Move tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik. Fitur ini juga dirancang untuk memberdayakan warga agar berperan sebagai "mata dan telinga" pemerintah dalam mengawasi kondisi ruang kota. Pengguna dapat dengan mudah melaporkan berbagai persoalan fasilitas publik yang mereka temui selama beraktivitas, mulai dari trotoar rusak, jalan berlubang, hingga sarana umum lainnya yang memerlukan perhatian. Ini menciptakan mekanisme partisipasi warga yang efektif dalam pemeliharaan infrastruktur kota.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Moh. Roem, menjelaskan sistem insentif yang akan berlaku. Menurutnya, setiap aktivitas olahraga yang tercatat dan laporan terkait fasilitas publik yang masuk akan dikonversi menjadi poin. "Peserta mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Semakin banyak poin dan semakin banyak laporan terkait fasilitas publik, khususnya pedestrian dan jalan berlubang, maka poin yang diperoleh juga akan semakin besar," terang Moh. Roem. Poin-poin yang terkumpul ini nantinya dapat ditukarkan dengan peluang memenangkan berbagai hadiah menarik yang telah disiapkan Pemerintah Kota Makassar, mulai dari perlengkapan olahraga hingga perangkat pendukung aktivitas kebugaran.

Moh. Roem menambahkan bahwa fitur Makassar Move akan segera hadir dan dapat diakses dalam waktu dekat di Aplikasi Lontara Plus. Dengan konsep ganda yang mengintegrasikan promosi kesehatan dan pengawasan fasilitas publik, Makassar Move hadir sebagai inovasi komprehensif. Program ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk hidup lebih sehat dan aktif bergerak, tetapi juga secara aktif mengajak warga terlibat dalam pembangunan dan pemeliharaan kota, mewujudkan Makassar yang lebih nyaman, aman, dan ramah bagi seluruh warganya.

Topik terkait
#Appi Makassar #Makassar MHM