Intens.id Versi penuh
News

Dari Luwu Utara hingga Filipina: PLN UP Punagaya & Human Initiative Wujudkan Ketangguhan Bencana Lewat Program SIGAB

Oleh Redaksi Intens.id 27 Jul 2026 17:18 2 menit baca

Intens.id, Jeneponto -  Tingginya eskalasi bencana alam di tingkat regional dan internasional menuntut respons kemanusiaan yang cepat dan terukur. Menjawab tantangan ini, PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya merilis Program PUNAGAYA SIGAB (Siaga Bantuan dan Pemulihan Bencana).

Inisiatif manajemen kebencanaan ini resmi dikukuhkan pada Selasa (14/7/2026). Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama lembaga kemanusiaan Human Initiative (HI).

Kerja sama antara PLN UP Punagaya dan Human Initiative ini tidak sekadar menjadi kesepakatan di atas kertas. Komitmen tersebut langsung dieksekusi melalui aksi tanggap darurat yang nyata di lapangan.

Sebagai langkah perdana kemitraan Program SIGAB, bantuan kemanusiaan langsung disalurkan. Cakupannya merespons krisis bencana alam skala nasional di Gorontalo dan Luwu Utara, hingga skala internasional di Filipina.

Adapun rincian penyaluran bantuan perdana dari Program PUNAGAYA SIGAB meliputi:

  • Gorontalo & Luwu Utara: Penyerahan bantuan senilai Rp 5 juta untuk "Respon Peduli Banjir Bandang dan Tanah Longsor Tahun 2026".

  • Filipina: Kontribusi senilai Rp 19 juta untuk "Tanggap Darurat dan Pemulihan Dini Gempa Filipina Tahun 2026".

Bantuan internasional untuk Filipina tersebut merupakan bagian dari kolaborasi lintas 7 Unit Pembangkitan PT PLN Nusantara Power.

Manager PLN NP UP Punagaya, Febri Hartanto, menegaskan bahwa Program PUNAGAYA SIGAB adalah wujud nyata kepedulian sosial perusahaan. Program ini dirancang agar adaptif terhadap berbagai krisis bencana.

"Kami menyambut baik komitmen bersama Human Initiative hari ini. Kolaborasi lintas sektor ini sangat penting agar sumber daya kita dapat memulihkan saudara-saudara kita yang terdampak bencana dengan lebih efisien," ujar Febri.

Langkah taktis PLN Nusantara Power ini mendapat apresiasi tinggi dari para pegiat kemanusiaan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Regional Human Initiative Indonesia Timur, M. Jabal Nur.

Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut Institutional Partnership Specialist, Nurhayani, dan perwakilan Retail HI Sulsel, Nirwan. Jabal Nur menyoroti urgensi sinergi ini di tengah kompleksnya tantangan operasi kemanusiaan saat ini.

"Tantangan kita mulai dari darurat banjir Luwu Utara, fase pemulihan gempa Palu, hingga krisis gempa Filipina. Oleh karena itu, dukungan dari stakeholder kuat seperti PLN sangat vital," jelas Jabal Nur.

Ke depannya, penandatanganan MoU Program PUNAGAYA SIGAB ini diproyeksikan menjadi fondasi kokoh untuk manajemen penanganan bencana jangka panjang.

Melalui sinergi berkesinambungan antara entitas BUMN dan Human Initiative, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya andal pada fase darurat. Lebih dari itu, program ini siap mengawal fase pemulihan demi mewujudkan masyarakat yang tangguh terhadap ancaman bencana alam.

Topik terkait
Energizing The Future Go Beyond Power PLN PLN NP Punagaya PLN Nusantara Power Human Initiative