Ekonomi Bisnis Amerika Mengaku Salah Bilang Banyak Korban China, Faktanya Berbeda Oleh Harian Intens 03 Sep 2026 07:50 1 menit baca Pemerintah AS mengoreksi pernyataan tentang serangan siber oleh peretas China, menyebut lembaga-lembaga sebagai target, bukan korban. Baca juga BYD Punya "Utang" ke Pemerintah RI, Harus Lunas 2027 RUPO Disetujui, Waskita Karya Rampungkan Restrukturisasi Utang Gen Z Jadi Pasar Baru Asuransi, Tapi Ada Tantangan yang Harus Dihadapi Uji Coba 83 PNS BKN Kerja Dekat Rumah, Begini Hasilnya