Intens.id – Sumenep, Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 23 Universitas Wiraraja (UNIJA) di Desa Prancak berlangsung khidmat dan religius, Sabtu malam. Kegiatan yang dipusatkan di Balai Desa Prancak tersebut dikemas dalam acara bertajuk Prancak Bersholawat dan menjadi penanda resmi berakhirnya rangkaian KKN UNIJA tahun ini.
Acara penutupan dihadiri mahasiswa KKN, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Suasana semakin semarak dengan kehadiran Majelis Sholawat Al Aqsha yang memimpin lantunan sholawat bersama warga.
Perwakilan KKN Posko 23, Firman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN di Desa Prancak merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, KKN tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pengabdian semata, tetapi juga sebagai proses akademik yang integratif. Mahasiswa belajar melalui interaksi sosial, melakukan observasi serta penelitian sederhana berbasis kebutuhan desa, dan mengimplementasikan pengetahuan keilmuan dalam program kerja yang aplikatif.
“Desa Prancak menjadi ruang belajar sosial yang berharga bagi kami, terutama dalam memahami dinamika masyarakat, tata kelola desa, dan kearifan lokal,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) KKN Posko 23, Rizal, mengapresiasi kinerja mahasiswa selama 15 hari pelaksanaan KKN. Ia menilai mahasiswa menunjukkan dedikasi, kedisiplinan, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam menjalankan program kerja di tengah masyarakat.
“Kegiatan KKN ini mencerminkan pembelajaran di luar kelas yang sesungguhnya, di mana mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga praktik sosial, etika bermasyarakat, dan kerja kolaboratif,” kata Rizal.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Prancak, Subhan. Ia mengucapkan terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN UNIJA yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Atas nama pemerintah desa, kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UNIJA atas program-program yang telah dilaksanakan. Saya sekaligus secara resmi menutup kegiatan KKN ini,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Firman juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa, perangkat desa, organisasi kepemudaan, serta pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan KKN. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat kekhilafan.
Penutupan KKN Posko 23 UNIJA di Desa Prancak ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam membangun sinergi akademik dan sosial, sekaligus meninggalkan jejak pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat.





