Bung Callu Nahkoda Baru KKRB, Janjikan Perjuangan Keadilan Berbasis Pemuda

Keterlibatan orang muda sangat menentukan arah gerakan ke depan, dan saya pastikan barisan ini adalah titik start untuk perjuangan masyarakat Bulukumba dalam memaknai segala isu krusial

Intens.id, Bulukumba – Komite Konsolidasi Rakyat Bulukumba (KKRB) resmi memiliki nahkoda baru setelah Syahrul, yang akrab disapa Bung Callu, terpilih secara mufakat sebagai ketua dalam Musyawarah Revitalisasi Pengurus dan Pengukuhan KKRB.

Acara penting ini berlangsung pada Kamis, 25 September 2025, di salah satu cafe di jalan poros Sinjai–Bulukumba, dan dihadiri oleh berbagai elemen aktivis pemuda Bulukumba.

Musyawarah ini menandai babak baru KKRB setelah sebelumnya Dewan Pendiri KKRB menyampaikan kilas balik organisasi yang telah berhasil melahirkan dan memprakarsai sejumlah usulan kebijakan daerah.

Tekankan Keterlibatan Pemuda

Dalam pidato perdananya setelah dikukuhkan, Bung Callu menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat gerakan KKRB. Ia secara khusus menyoroti peran sentral pemuda dalam perjuangan keadilan.

“Inisiatif untuk terus berjuang di poros keadilan tidak akan habis dari generasi ke generasi berikutnya. Keterlibatan orang muda sangat menentukan arah gerakan ke depan, dan saya pastikan barisan ini adalah titik start untuk perjuangan masyarakat Bulukumba dalam memaknai segala isu krusial,” tegas Bung Callu.

Ia berharap KKRB dapat menjadi wadah perjuangan yang digerakkan oleh pemuda produktif dan berintelektual serta mampu menyalakan semangat perubahan di tanah berjuluk Butta Panrita Lopi.

Pesan Solidaritas dari Dewan Pendiri

Arie M Dirgantara, Ketua Dewan Pendiri KKRB, dalam momentum pengukuhan tersebut, menyampaikan pesan mendalam kepada para pengurus periode 2025-2030 yang telah resmi tercatat.

Arie menitipkan pesan agar pengurus senantiasa menjaga solidaritas dan kebersamaan dalam kondisi apapun, serta menjaga nama baik lembaga, merawat komitmen, dan mempertahankan kepercayaan basis massa.

“Indahnya berorganisasi itu adalah ketika mengesampingkan sejenak seluruh kepentingan pribadi, lalu menyalurkan ide gagasan ke dalam pengorganisasian massa,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya merubah paradigma yang sempit dan selalu melihat suatu peristiwa dari berbagai perspektif. Mengakhiri pesannya, Arie menegaskan bahwa berorganisasi adalah cara untuk membangun kekuatan dari dari perihal yang acap kali dianggap kecil.

“Berorganisasi cara kita menyatukan kepingan kekuatan individu menjadi kekuatan bersama untuk kepentingan sebuah perubahan,” kuncinya.

Ke depannya, KKRB di bawah kepemimpinan Bung Callu diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi perjuangan masyarakat Bulukumba, khususnya dalam isu-isu krusial daerah.

- Advertisment -spot_img
Berita Terakait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Topik Populer

Komentar Terbaru