Intens.id, Makassar – Kabar duka menyelimuti lingkungan DPRD Kota Makassar. Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Ruslan Mahmud, meninggal dunia pada Sabtu (19/4/2025) di RS Primaya Makassar. Almarhum wafat pada usia 60 tahun setelah menjalani perawatan intensif selama tiga hari.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Sekretaris DPD II Partai Golkar Makassar, Andi Suharmika. Ia menerima informasi meninggalnya Ruslan Mahmud sekitar pukul 12.00 WITA. “Tadi sekitar jam 12 siang masuk kabar duka bahwa beliau meninggal di RS Primaya,” ujar Suharmika.
Menurut Suharmika, Partai Golkar sangat merasa kehilangan atas wafatnya Ruslan Mahmud, yang dikenal sebagai kader terbaik dengan kontribusi besar di internal partai maupun dalam tugas legislatif. “Kami keluarga besar Partai Golkar tentu merasa sangat kehilangan. Beliau adalah kader terbaik yang selama ini banyak berkontribusi untuk partai dan masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. “Semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran,” imbuhnya.
Suharmika belum dapat memberikan keterangan pasti mengenai penyebab meninggalnya Ruslan Mahmud, karena pihak dokter masih melakukan observasi.
Ungkapan belasungkawa juga datang dari rekan seprofesinya di dewan, Tri Sulkarnain, Anggota Komisi A DPRD Makassar. Diketahui, semasa hidupnya Ruslan Mahmud menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A.
“Beliau orang baik, banyak memberi masukan kepada mitra Komisi A dan juga kepada kami yang masih muda. Kami sangat kehilangan,” kata Tri.
Kepergian Ruslan Mahmud meninggalkan duka mendalam di lingkungan DPRD Makassar dan Partai Golkar. Almarhum dikenal sebagai pribadi yang ramah, bijak, dan berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.





